Pagi ini aku duduk didepan meja riasku, aku memandangi wajahku yang semakin hari semakin pucat, melihat rambutku yang semakin rontok karena obat"an itu, melihat gigi ku yang menguning karena antibotik yang ku minum. seakan aku lelah menghadapinya bagaimana aku tak lelah? aku masih kecil umurkupun baru 17tahun tapi kenapa Tuhan aku harus mereasakan semua ini, merasakan sakitnya saat tubuhku dimasukkan suntikkanini setiap 2jam sekali 3 ampul kecil dan 1 ampul besar masuk-menyelusuri setiap inci tubuh lemahku, aku lelah Tuhan, tapi apa? aku hanya bisa menjerit dalam hatiku.
Tak terasa jam dindingku sudah menunjukan jam 06.05 pagi, ya hari ini aku harus berangkat sekolah ini hari pertamaku disekolah baruku aku ingin segera sampai dan duduk di kelas baruku, tapi ini apa lagi Tuhan ku apa lagi ini! Darah terus membasahi rok putihku entah ini apalagi namanya Tuhan.
Okay Tuhan hari ini aku gagal masuk sekolah, aku tau aku rapuh tapi apa aku harus seperti ini terus Tuhan? Hemoglobin ku semakin menurun trombosit ku semakin bertambah lambungku masih luka besar belum lagi ginjalku yang mulai rusak karna obat-obatan ini. Aku sudah sangat lelah Tuhan benar-benar lelah. Aku malu harus kembali kerumah sakit ini lagi jaunari aku 1minggu disini, april-mei aku 27 hari disini mei-juli aku 61hari aku disini, dan pagi suster metty membuka gorden bangsal ku "pagi dek fitri suster rapihin dulu ya bed nya, oia dek nanti siang kita kerumah sakit koja ya kamu mau diambil tidakkan" kata suster metty sambil mengganti sepraiku, "jangan sekarang kek sus temen-temen sama guruku mau kesini sus, masa akunya ga ada" kataku, "yaudah dek tunggu ya suster tanya sama suster ester dulu, kamu jangan lupa banyak minum ya dek biar lambung sama ginjalnya ga lengket lagi" kata suster metty sambil menuntunku ke bed ku, "iya sus makasi sus" aku sambil membereskan selimutku. sekolahku rasanya pindah ke bangsal ini semua dirumah sakit ini kenal aku dari OB, Suster Pengawas, Suster rungan, Dokter Jaga, Dokter Ruangan, apalagi 4 dokter yang menganiku. Aku terlalu sakit disini entah berapa uang yang ayah ku keluarkan untuk penyakit ini, kali ini suster novi yang menghampiriku "fit, jangan ditunda-tunda ya dek endoscopy nya nanti tambah parah loh" kata suster novi sambil mengganti infus ku "tapikan sus aku males naik ambulance sih, naik mobil aja sih sus" kataku memelas "gabisa dek nanti kamu tuh harus tiduran" suster novi masih membenarkan infusku. 2jam kemudian suster novi, suster ivana dan suster ester menghampiri aku, "dek, EKG dulu yuk persiapan bentar lg brangkat" "iya sus" kataku menahan tangis.
rumah sakit koja, ya aku sampai disini aku diatas kursi roda menatap kosong pada koridor ini entah apa yang akan terjadi nanti setelah endoscopy, sekarang semua proses sudah selesai, aku kembali ke rumah sakit dengan sedikit bius yang masih tersisa. entah aku harus sekuat apalagi sekarang ini belum lagi vonis dokter internis ku, benar-benar lelah aku. Aku pun masih punya impian aku masih mempunyai mimpi.
entah sampai kapan aku harus terjebak dalam penyakitku ini aku sangat lelah. Semoga tidak ada fitri fitri lain diluar sana
Selama Aku Masih Bisa Tersenyum Berarti Aku masih Strong, Dan Selama Kakiku Masih Bisa Menopang Tubuhku Berarti Aku Masih Sehat
Jumat, 12 Oktober 2012
Serapuh Kayu Ditengah Ombak
Sabtu, 06 Oktober 2012
BIBADARI DUNIAKU
Tangisku tak
pernah berhenti tiap harinya, seolah” aku adalah orang yang hidupnya paling
tersiksa karena penyakit ini, setiap aku ingat sakit ini dan aku merasakannya
menyakiti tubuhku aku menangis aku mengeluh aku merintih, “sakit Tuhan” dalam hatiku berteriak tapi aku bisa apa ketika aku
sudah terbaring diatas pembaringan, persiapan oprasikupun sudah semuanya
disapkan. Aku menanggis akuhanya sendiri diruangan itu tak ada siapapun didalam
ruangan itu aku mengelu aku memaki Tuhan-ku seolah aku yang paling tersiksa,
seolah hanya aku yang diberi cobaan, saat aku masuk ruang oprasi aku merasa
waktu ku sudah habis, aku merasa sudah selesai semuanya.
Mana sahabatku? Mana teman”ku? Mana semuanya?
Mereka tidak datang ke sini mereka mana?
Aku ingin bercerita pada mereka bahwa aku kesakitan bahwa aku lelah, dimana
kalian? Mana janji kalian yang akan selalu menemani aku? Tapi nyatnya apa? Kalian
tak ada yang datang, hanya Tuhan yang ada disini disamping tempat tidurku hanya
Tuhan yang menemaniku oprasi. Sedangkan kalian? Ya kalian bersenang” dengan
kehidupan kalian! Kalian tak mautau akan keadaanku saat ini, pagi ini aku
mendengar cerita tentang seorang gadis pederita Kanker Otak dan Lupus aku
mendengar betapa kuatnya dia melawan semua penyakit itu, aku pun tgerdiam dan
berfikir sakitku tak ada ¼ nya dari sakit yang dia terita, tapi kena aku selalu
mengelu? Kena aku selalu menangis? aku iri meliat ketangguhannya aku iri
melihat kekuatan yang dia punya ya benar, bagiku dia bidadari di dunia nyata dia bukan bidadari dari negri” dongeng yang
hudup hana diotaku, tapi aku sekarang melihat bidadari itu aku melihat sendiri
bagaimana dia melawan penyakitnya aku melihat bagaimana dia bertahan untuk
tetap hidu[, bahkan diaat terjatuhnya dia ditinggalkan sahabat”nya toh itu sama
seperti aku tapi kalau dibandingkan dengan penyakit yang dia derita tentu
penyakitku tak ada apa”nya, tapi apa buktinya? Dita tetap bissa bangkit disaat
jatuh seperti itu, benar” bnidadari yang sempurna dirimu gadis cantik.
Pagi ini aku dengar penyakit dia
bertambah, ya gagal ginjal menjadi teman baru dihidupnya aku tak habis fikir
bagaimana tubuh mingilnya bisa menahan semua rasa sakit itu, berkantung” darah
dia terima dari pada pendonor untuk tetap berthan hidup, tapi dia hanya
mengeluh kecil dia tidak pernah mau dikasihani bahkan disaat sakitnya dia
selalu mau menolong oaring” disekitarnya dia tidak pernah mengeluh sakit, saat
sakit itu datang, dia hanya terdiam disuatu sudut dan hanya diam dan diam, tak
pernah aku dengar keluhan dari bibir mungilnya kau hebat bidadari kecilku.
Hari ini ulang tahun ku ke-17, aku
senang ketika melihat dia datang dia bilang kalo dia mau jadi MC, aku kaget aku
senang tapi aku tak tega melihatnya untuk menjadi MC dengan keadaanya yang
sakit aku takut, ya aku takut dia kenapa” aku takut dia anfal lagi aku takut
kehilangan bidadari ku tapi dia bilang “aku
mau, aggap ini hadiah dariiku” akhirnya aku mengizinkan dia untuk mengisi
acara itu, aku sedih aku senang juga melihat dia tersenyum walaupun itu dalam
sakit.
Dan bulan ini kami sama” kembali
kerumah sakit kami kembali terdampar ditempat ini aku putus asa aku tak tau aku
harus apa, tapi dia selalu memberiku semangat dia menjanjikannku kesembuhan
milik kami, 2bulan kami dirumah sakit 2bulan kami tidak sekolah, tapi dia yang
mempunyai penyakit lebih patrah tapi dia juga yang paling kuat, benar” bidadari
kau cantik, diaat dirimu susah tapi kamu selalu ingin membatu sekelilingmu,
walaupun kamu sedang menahan sakit tapi kamu tidak mau sekelilingmu merasakan
sakit yang kau rasa. Kau hebat cantik apa yang membuatmu kuat? Kamu terlalu
tangguh untuk seoang wanita seumurku.
Besok malam
oprasimu pun akan dilaksanakan, ya, oprasi kankermu, aku taktau apa yang kau
fikirkan untuk bisa mengambil keputusan oprasi, aku takut aku takut oprasimu
gagal, aku takut bidadariku meninggalkan aku, aku takut menghadapi hidup tanpa
cermin darimu, malam ini aku menangis aku benar benar takut, banyak yang
bilangv oprasi kanker otak itu kemungkinan berhasil hanya 25% apalagi dengan
komplikasi”mu bidadari tapi kamu tetap ingin melanjutkannya aku tau salah satu
alasaanmu untuk sembuh, karena kamu takmau blagi dipandang sebelah matakan
dengan teman”mu aku mengerti canti, aku tau itu juga alasanmu untuk sembuh, mala
mini kamu membuktikan bahwa kamu bisa kamu kuat dan kamu sangat tangguh,
sekarang oprasimu berhasil dan kesembuhan milikmu bidabdari duniaku, suatu saat
aku akan sembuh sepertimu cantik :’)
Langganan:
Komentar (Atom)