Tangisku tak
pernah berhenti tiap harinya, seolah” aku adalah orang yang hidupnya paling
tersiksa karena penyakit ini, setiap aku ingat sakit ini dan aku merasakannya
menyakiti tubuhku aku menangis aku mengeluh aku merintih, “sakit Tuhan” dalam hatiku berteriak tapi aku bisa apa ketika aku
sudah terbaring diatas pembaringan, persiapan oprasikupun sudah semuanya
disapkan. Aku menanggis akuhanya sendiri diruangan itu tak ada siapapun didalam
ruangan itu aku mengelu aku memaki Tuhan-ku seolah aku yang paling tersiksa,
seolah hanya aku yang diberi cobaan, saat aku masuk ruang oprasi aku merasa
waktu ku sudah habis, aku merasa sudah selesai semuanya.
Mana sahabatku? Mana teman”ku? Mana semuanya?
Mereka tidak datang ke sini mereka mana?
Aku ingin bercerita pada mereka bahwa aku kesakitan bahwa aku lelah, dimana
kalian? Mana janji kalian yang akan selalu menemani aku? Tapi nyatnya apa? Kalian
tak ada yang datang, hanya Tuhan yang ada disini disamping tempat tidurku hanya
Tuhan yang menemaniku oprasi. Sedangkan kalian? Ya kalian bersenang” dengan
kehidupan kalian! Kalian tak mautau akan keadaanku saat ini, pagi ini aku
mendengar cerita tentang seorang gadis pederita Kanker Otak dan Lupus aku
mendengar betapa kuatnya dia melawan semua penyakit itu, aku pun tgerdiam dan
berfikir sakitku tak ada ¼ nya dari sakit yang dia terita, tapi kena aku selalu
mengelu? Kena aku selalu menangis? aku iri meliat ketangguhannya aku iri
melihat kekuatan yang dia punya ya benar, bagiku dia bidadari di dunia nyata dia bukan bidadari dari negri” dongeng yang
hudup hana diotaku, tapi aku sekarang melihat bidadari itu aku melihat sendiri
bagaimana dia melawan penyakitnya aku melihat bagaimana dia bertahan untuk
tetap hidu[, bahkan diaat terjatuhnya dia ditinggalkan sahabat”nya toh itu sama
seperti aku tapi kalau dibandingkan dengan penyakit yang dia derita tentu
penyakitku tak ada apa”nya, tapi apa buktinya? Dita tetap bissa bangkit disaat
jatuh seperti itu, benar” bnidadari yang sempurna dirimu gadis cantik.
Pagi ini aku dengar penyakit dia
bertambah, ya gagal ginjal menjadi teman baru dihidupnya aku tak habis fikir
bagaimana tubuh mingilnya bisa menahan semua rasa sakit itu, berkantung” darah
dia terima dari pada pendonor untuk tetap berthan hidup, tapi dia hanya
mengeluh kecil dia tidak pernah mau dikasihani bahkan disaat sakitnya dia
selalu mau menolong oaring” disekitarnya dia tidak pernah mengeluh sakit, saat
sakit itu datang, dia hanya terdiam disuatu sudut dan hanya diam dan diam, tak
pernah aku dengar keluhan dari bibir mungilnya kau hebat bidadari kecilku.
Hari ini ulang tahun ku ke-17, aku
senang ketika melihat dia datang dia bilang kalo dia mau jadi MC, aku kaget aku
senang tapi aku tak tega melihatnya untuk menjadi MC dengan keadaanya yang
sakit aku takut, ya aku takut dia kenapa” aku takut dia anfal lagi aku takut
kehilangan bidadari ku tapi dia bilang “aku
mau, aggap ini hadiah dariiku” akhirnya aku mengizinkan dia untuk mengisi
acara itu, aku sedih aku senang juga melihat dia tersenyum walaupun itu dalam
sakit.
Dan bulan ini kami sama” kembali
kerumah sakit kami kembali terdampar ditempat ini aku putus asa aku tak tau aku
harus apa, tapi dia selalu memberiku semangat dia menjanjikannku kesembuhan
milik kami, 2bulan kami dirumah sakit 2bulan kami tidak sekolah, tapi dia yang
mempunyai penyakit lebih patrah tapi dia juga yang paling kuat, benar” bidadari
kau cantik, diaat dirimu susah tapi kamu selalu ingin membatu sekelilingmu,
walaupun kamu sedang menahan sakit tapi kamu tidak mau sekelilingmu merasakan
sakit yang kau rasa. Kau hebat cantik apa yang membuatmu kuat? Kamu terlalu
tangguh untuk seoang wanita seumurku.
Besok malam
oprasimu pun akan dilaksanakan, ya, oprasi kankermu, aku taktau apa yang kau
fikirkan untuk bisa mengambil keputusan oprasi, aku takut aku takut oprasimu
gagal, aku takut bidadariku meninggalkan aku, aku takut menghadapi hidup tanpa
cermin darimu, malam ini aku menangis aku benar benar takut, banyak yang
bilangv oprasi kanker otak itu kemungkinan berhasil hanya 25% apalagi dengan
komplikasi”mu bidadari tapi kamu tetap ingin melanjutkannya aku tau salah satu
alasaanmu untuk sembuh, karena kamu takmau blagi dipandang sebelah matakan
dengan teman”mu aku mengerti canti, aku tau itu juga alasanmu untuk sembuh, mala
mini kamu membuktikan bahwa kamu bisa kamu kuat dan kamu sangat tangguh,
sekarang oprasimu berhasil dan kesembuhan milikmu bidabdari duniaku, suatu saat
aku akan sembuh sepertimu cantik :’)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar