Rabu, 17 Desember 2014

Bukan Aku

Aku benci mengakui hal ini aku terlihat sangat bodoh diposisi ini, aku jatuh cinta dengan seorang yang bisa dikatakan sangat sempurna dibandingkan aku dengan segala kekurangan ku dengan aku yang lemah ini. dia sangat sempurna untuk memilikinya pun hanya mimpi indah yang membuat aku takut babgun dari tidurku ini, senang rasanya setiap hari mendapat pesan singkat darinyaa pria yang selama ini aku perhatikan. mimpiku semakin melambung tinggi rasa ini semakin tumbuh di hati ku, aku semakin jatuh cinta setiap harinya tapi aku sadar akan semua kerterbatasanku aku sadar akan diriku.
Aku yang jauh dari kata sempurna untuk seseorang seperti dia, banyak yang jauh lebih sempurna dibanding aku. mungkin rasaku yang berlebihan untuknya, mungkin dia hanya menganggap aku tidak lebih dari temam junior atau adiknya mungkin aku yg salah mengartikan.
Aku  belajar mengerti akan diriku tapi entah aku masi saja jatuh cinta, cinta yang mustahil rasanya aku miliki karena dia sangat sempurna untuk wanita seperti aku.
Aku punya banyak mimpi yang ingin aku lakukan dengannya, tapi rasanya mimpiku cukup ada dalam otakku saja karena aku tau banyak wanita yang jauh lebih sempurna dibanding aku yang mendambanya.
aku mencintainya tapi bagiku mencintainya dalam diam pun sudah cukup membahagiakan :)

Kamis, 04 Desember 2014

keterbatasan

hari ini harusnya hari dimana kita bisa bertemu setidaknya walau hanya hitungan menit, bisa membuatku bisa menikmati senyummu tidak hanya dari layar di handphone ku bisa mendengar suaramu secara langsung bahkan bisa jalan sambil berpegang tangan lagi denganmu. hari ini hari yang sudah aku tunggu sejak beberapa minggu lalu menunggu hari ini sering kali membuat aku tersenyum sendiri, tapi ternyata saat hari ini tiba ternyata aku belum bisa bertemu dengan pembuat lekuk senyum dibibir ini dan pembuat tawa disetiap tangisku.
seolah Tuhan mengajarkan aku untuk sadar akan diriku.
kamu pernah bilang "keterbatasan ku yang blm bisa menggapaimu" tapi harusnya aku yang berkata seperti itu.

Senin, 01 Desember 2014

I make the distance

Aku merasa jantung ini berdetak lagi dan detaknya sangat kencang perasaan yang sudah lama aku tidak rasakan setelah hari itu ya hari setelah seseorang menggalkan saya perlahan tanpa sebab yang jelas. aku merasa jantingku selalu berdetak lebih keras dari biasanya saat dekat dengannya bahkan walau hanya menerima pesan singkatnya aku merasakan hal itu "jatuh cinta" mungkin kalimat itu yang tepat untuk apa yang aku rasakan saat ini, yaa alu jatuh cinta dengan seseorang yang sangat mustahil untuk bisa bersama aku karna semua keterbatasan ku.
aku jatuh cinta pada setiap detiknya memikirkannya seolah aku terpaku padanya menatapnya setiap hari walau hanya lewat foto" yang aku punya, terkadang aku tersenyum sipu saat melihatnya bahkan terkadang aku menangis meronta saat sadar mustahil untuk berdiri disampingnya.
aku rasa ini bodoh aku jatuh cinta dengan pria yang sangat sempurna dia bagaikan emas dengan segala kelebihannya pria yang banyak di idamkan banyak wanita, sedangkan aku hanya wanita yang jauh sekali jika harus sekedar bermimpi dengannya.
sekarang aku berusaha membuat jarak dengannya berusaha menyadarkan diriku sendiri tentang siapa dia dan siapa aku, agar aku bisa terbangun dari mimpi ini. mimpi indah untuk berjalan bersama dengan pria yang sangat sempurna untuk aku yang jauh dari kata apapun itu.
andai aku bisa memilih aku ingin sebentar saja menikmati hujan sekali lagi dengan pemilik senyum yang aku impikan itu :)

Sabtu, 29 November 2014

hujan

aku pernah bahagia menikmati hujan, ditempat itu aku melihat rintik hujan malam itu sangat indah dengan aroma khas hujan. Karena waktu yang kurang bersahabat yang memaksa kami meninggalkan tempat itu akhirnya kami beranjak pergi sampai di tengah jalan hujan semakin deras membuat kami berteduh sejenak di sebuah toko bunga dan akhirnya melanjutkan perjalanan kami.
andai Tuhan-ku masih memberi kesempatan aku ingin menikmati tiap rintik hujan itu dengan mu.
semoga

Jumat, 14 November 2014

Senyap

Hari itu untuk kesekian kalinya aku bertemu lagi dengan pemilik senyum itu pemilik senyum yang hanya bisa aku kagumi dari jauh mungkin sangat jauh tanpa aku tahu lagi seberapa jauh lagi aku harus melihatnya tanpa dia perlu tahu, aku sudah melihatnya dari tadi bahkan saat aku sampai disana tapi aku masih diam berharap tidak satu orangpun menyadari tentang pengintaianku itu. kadang-kadang aku mencuri-curi pandang untuk bisa melihatnya walau hanya dari ekor mataku sampai tanpa aku sadar banyak yang menyadari tentang tatapanku itu.
Acara pokok sudah selsai semua peserta dan petugas upacara mulai membubarkan diri saling menegur, menyapa bahkan saling berbincang-bincang. tidak lama saat aku sedang asik ngobrol dengan teman-temanku aku melihat pemilik senyum itu berjalan ke arahku bersama teman-temannya, saat papasan sekejap aku menjadi gagu entah bibirku sudah tidak bisa banyak bicara sampai akhirnya dia menegurku "syafitri ya? blablabla" dan akhirnya hari itu berakhir begitu saja tanpa ada yang spesial.
Setelah berapa lama kami tidak pernah bertemu lagi akhirnya hari ini kami bertemu lagi masih dalam kesempatan yang sama-formal kali ini aku lebih banyak kesempatan untuk melihat pemilik senyum itu. sampai akhirnya acara malam itu selsai tapi diacara itu ada seorang temanku yang meminta kontaknya sampai akhirnya kami bisa berkomunikasi sampai saat ini. entah masi harus dalam diam atau tidak aku bisa terus melihat pemilik senyum itu.
Bukankah kesabaran akan berbuah manis? apakah senyapku bisa berbuah senyumku?
semoga.... Semoga senyum itu bisa dan tetap menjadi milikku :)

Senin, 10 November 2014

Ketika Senyum

Aku bukan orang yang pandai bersandiwara bukan juga orang yang banyak teriak ketika aku tertekan bukan pula orang yang mampu berdiri ditengah angin kencang.
Tapi saat aku mulai tumbuh menjadi gadis remaja aku mulai belajar untuk bersandiwara, aku mulai berusaha menyesuaikan diriku dengan sekitarku berusaha ada diposisi ternyaman mereka saat di dekatku bukan lagi posisi ternyamanku saat dekat mereka. saat dimana aku harus berpura" bodoh bahkan dengan menyiksa diriku sendiri agar mereka-siapaun saja bisa tersenyum saat didekatku.
Tapi apa mereka pernah tau aku yang selalu ceria selalu tertawa dan selalu terlihat baik-baik saja ini mempunyai gejolak sendiri yang susah untuk aku ungkapkan, karena mereka bahkan kalian sering mendengar sebelah telinga tentang keluh kesahku tentang apa yang aku rasakan saat itu. setidaknya aku berterimakasih pada mereka bahkan kalian yang dekat atau sekilas mengenalku, kalian mengajarkan aku untuk tetap terlihat baik-baik saja walaupun dalam keadaan seburuk apapun.
terimakasih keluaraga, saudara, sahabat, teman, dan semua yang mengenalku :)

101114

Sabtu, 08 November 2014

Psikologi Satu Satu Psikologi Psikologi Untuk Psikologi

Mereka adalah keluarga kecilku, ada tempat khusus untuk mereka di hatiku di otakku dan dihidupku. keluaraga yang selalu mengajarkan aku tentang bagaimana pentingnya keterbukaan tanpa harus malu dengan kekuranganku, mengajarkan aku tentang bagaimana aku bisa tetap berdiri dengan keadaan terburuku, menuntun aku saat aku jatuh dan menggendongku saat aku sudah tidak bisa berdiri.
mereka mengajarkan aku bagaimana aku harus biasa untuk bisa harus bangkit untuk maju dan untuk selalu berharap untuk sembuh.
mereka lebih dari apapun mereka membuat aku berharap dalam setiap keterpurukan.
TERIMAKASIH PSIKOLOGI JAYABAYA

sama

entah ini untuk keberapa kali aku jatuh terkapar diantra orang banyak, entah apa yang terjadi malam itu dan itu membuat aku sangat jatuh sangat rapuh dan sangat malu.
tapi bisa apa aku dalam posisi itu? aku hanya bisa diam hatiku malu hatiku tercabik tapi bisa apa aku? untuk mengangkat kepala pun aku sudah tidak mampu untuk mengeluarkan suara saja seperti tertarik semua organ dalam tubuhku.
aku tidak pernah seperti kalian yang selalu bisa ceria dan melakukan aktifitas tanpa hambatan, tapi setidaknya aku bisa berusaha untuk terlihat baik-baik saja bahkan lebih baik-baik saja dari kalian.
kesehatan impianku semoga aku bisa seperti kalian :)

Tatapan Tajam dan Senyum Itu

Tidak banyak yang tau tentang cerita ini tentang bagaimana aku jatuh cinta pada seorang pria, pria yang membuatku bisa tersenyum bahkan tanpa dia berkata sepatah katapun hanya dengan tatapannya hanya dengan senyumnya bisa membuat aku tersenyum sipu hal yang jarang terjadi saat aku bertemu dengan kebanyakan pria. pria yang bisa membuatku nyaman walaupun dengan insentitas pertemuan yang bisa dikatakan sangat jarang bertemu.
tapi aku sering terlalu takut kehilangan tatapan dan senyum yang selalu bisa membuatku tersipu, karena terlalu banyak yang mengagumi dan ingin memiliki tatapan itu tapi aku ingin senyum dan tatapan itu hanya milikku. mungkin terlihat egois dan mungkin mustahil karena wanita" itu jauh lebih pantas dibanding aku.
semoga...

Selasa, 21 Oktober 2014

The Aiment Parler

Sebuah nama yang unik dan memiliki arti unik pula pastinya. TAP adalah sekumpulan dari sebagian wanita" psikologi 2013 ada fitri, vivi, novin, melly dan lia. Kami sering bermain bersama sejak awal masuk kuliah kami selalu bersama" kemana" banyak yang salah mengartikan kebersamaan kami, banyak yang menganggap kamieng-elite kana diri dari yang lain karna kami ingin dilihat ter"wah" diantara teman" lainnya tapi sebenarnya kebersamaan kami buka itu maksutnya, kami bersama karena banyak kesamaan dalam kami seperti selera dan lain-lain.
Kami juga sama dengan teman" yang lain tanpa ingin meng-elite kan diri hanya kami punya zona yang kami hanya ingin kami yang mengetahuinya, bukannya kalian juga begitu pada rahasia" tertentu dengan orang" terdekaat kalian?

Selamat ulang tahun zovand

Selamat ulang tahun bang zovand semoga diumur yang semakin dewasa ini bisa semakin baik semakin bertumbuh dan lancar kuliahnya semua yang terbaik untukmu bang ��������

Keluarga ke-2

Akhir-akhir ini aku lebih suka menghabiskan waktuku di kampus aku sayangat nyaman dengan mereka yang aku rasa tulus menyayangiku dikampus aku seperti punya keluaraga baru aku punya Ayah, bunda, aunty, 2 kaka laki-laki dan 1 adik perempuan.
Aku sangat menyayangi mereka aku seperti menemukan semangatku lagi mereka selalu membuatku merasa berharga dan dibutuhkan.
Aku punya ayah yang sangat menyayangiku dia sama seperti ayah" pada umumnya yang cuek tapi dia perhatian walaupun tidak menunjukkannya ayah selalu membuat aku tersenyum ayah juga yang selalu melindungi aku dari senior" pria yg lain aku paling suka saat ayah bilang "sapitri".
Aku juga punya bubun yang selalu memberikan perhatiannya ke setiap anak"nya bubun yang sangat peduli kepadaku dia selalu menanyakkan hal besar sampai sekecil apappun dia orang yang selalu bisa membuat aku tersenyum disaat masalah terbesar apapun itu bubun selalu memberi aku perhatian selayaknya seorang ibu dan bubun juga yang selalu menjadi alasanku untuk tetap tersenyum disaat sesakit apapun itu, aku paling suka saat bubun bilang "ihh pitri mah jangan sih *lalu dia tertawa"
Aku juga punya aunty, dia orang yang paling tegas diantara keluargaku yg lain aunty selalu mengajarkan aku untuk tidak merasa paling tersiksa aunty adalah orang pertama di keluargaku yang bisa membuat aku menangis kejer di pelukannya aunty tegas tapi aunty tau dimana saat dia harus memanjakan aku, aku paling suka saat aunty bilang "pit jangan nangis kamu itu kuat kok"
Aku punya kaka pertama dia sangat peduli dengan adik"nya setiap adik"nya ada masalah dia selalu ada dia juga sakig tapi dia tetap bisa menyemangati aku dia selalu menyeleksi setiap pria yang dekat dengan ku dia tidak mau lagi melihat aku menangis karna laki-laki seperti waktu itu, aku senang saat dia bilang " siapa lahi yang ganggu lu dek?"
Aku juga punya kaka kedua dia lebih cuek dari kaka pertamaku tapi aku sayang dengan dia dia juga tidak mau melihat aku menangis atau menahan sakit setiap aku dalam masalah dia yang selalu menghibur aku paling suka saat dia bilang "eh pit kenpa lu kok nangis? Sambil ketawa"
Dan yang terakhir aku punya adik perempuan aku syanhhhg sekali dengan dia sayang dia saudaraku yang paling dekat dengan ku, dia orang pertama yang marah ketika aku disakiti dan dia orang yg selalu membasuh air mataku mungkin untuk ukuran seorang kaka aku bukan kaka yang baik untuknya tapi dibalik semua itu aku sayang dgnnya tapi aku tidak tau dengan cara apa aku harus menunjukkannya aku senang saat dia berkata "pit lu galau? Yaudh kemo  aja yuk kita"
Kalian keluaraga keduan untukku maaf jika aku belum bisa menjadi yangg terbaik untuk kalian tapi aku sayang kalian. Love you fams

Aku Manusia Bukan Hanya Seoonggok Daging

Sudah 19tahun aku hidup bahkan tidak terasa sebentar lagi usiaku hampir 20, tidak banyak orang tau siapa aku sebenarnya tapi yang mereka tahu adalah aku seorang wanita yang selalu ceria bahagia dan entah sekuat apa lagi aku difikiran mereka.
Tapi akhir-akhir ini sudah banyak yang tau aku sakit aku sudah tidak sepandai dulu menyembunyikan penyakitku tapi bukan berarti aku ingin dikasihani sebisa mungkin sebelum aku benar-benar drop bahkan sampai jatuh pingsan aku selalu berusaha untuk tetap tertawa  bahkan menghibur sekelilingku, aku sudah tidak sekuat dulu san aku fikir dengan menghibur merekalah satu-satunya cara agar aku bisa sedikit berguna untuk sekelilingku, aku selalu ingin membuat mereka menganggap aku baik-baik saja agar aku masib bisa disamakan dengan mereka aku bukan tipe orang yang mau dikasihani aku masih ingin terlihat ceria bahkan saat organ dalamku sudah tidak bisa aku kendalikan.
Karena menurutku saat aku diam dan dikasihani mereka aku hanya seonggok daging yang tidak berguna makannya aku selalu ingin tampil energic aku selalu berusaha untuk selalu berguna untuk sekelilingku.

Senin, 01 September 2014

Ragaku Memang Rapuh, Tapi Tidak Jiwaku

Hari itu saat aku duduk di kelas 11 SMA kalian mulai menyergap tubuhku satupersatu kalian mengambil tempat kalian masing-masing ditubuhku, perlahan aku mulai merasakan tubuhku semakin lemah kakiku mulai rapuh bahkan untuk sekedar berdiri tanganku sudah terlalu lelah untuk menghapus air mata yang terus membasahi tubuhku dan bibirku sudah terlalu lelah untuk tetap terus tersenyum tapi aku bisa apa ketika Tuhan-ku berkehendak ini jalan hidupku. Januari 2011 bukan awal tahun yang membahagiakan untukku, ini pertamakalinya aku masuk keruangan asing ini keruangan yang sunyi semuanya berwarna hijau ruangan ini sangat dingin sangat beda dengan ruangan lainnya ruangan dengan semua orang menggunakan tutup kepala dan baju yang berwarna hijau juga saat itu aku menangis tanpa tau apa yang nanti akan terjadi, aku diletakkan tepat dibawah lampu yang menyoroti wajahku-aku di kelilingi banyak orang yang menggunakan baju hijau itu-mereka menarik kain hijau yang membatasi wajahku dengan tubuhku-mereka menyuruhku duduk sambil memeluk bantal-ada benda asing yang menembus tulang belakangku-aku melemas tapi tetap pada kesadaranku sampai mereka menyuruhku kembali berbaring-tengisku semakin menjadi ketika kakiku setengah matirasa tapi aku masi sadar, aku hanya menatap salah satu dari mereka wajah yang satu-satunya aku kenal diruangan itu, hingga diamendekati aku sambil mengusap kepalaku, aku masi ingat betul apa yang dia katakan “tenang ya dek, kamu percayakan sama saya, kamu mau sembuhkan nih diputerin lagu ya udah jangan nangis lagi” aku masih diam melihat dia sambil menatap penuh harap agar mereka melepaskan ku diri ruangan dingin itu, pria itu terus mengajakku berbicara sampai akhirnya aku hilang kesadaran. >< 4jam aku tidak sadar sampai akhirnya kesadaranku mulai kembali aku merasa ada yang tertarik didalam perutku aku mual, aku merasa ada yang menarik-narik isi rongga perutku tangisku kembali memecah mereka berusaha menenangkan aku. Sampai akhirnya aku dikeluarkan dari ruangan itu aku menggigil-aku mual-aku pusing-aku gelisah lalu entah apa yang terjadi aku kembali tidak sadar sampai aku bangun keesokan paginya dengan keadaan tidak bisa bergerak karena bekas Operasi Ampediks semalam. Kesehatan ku mulai membaik dalam waktu 3hari sampai akhirnya dokterku mengizinkan aku pulang. Akhu fikir penderitaanku sudah selesai tapi ternyata.... April 2011 bukan juga bulan yang bisa membuat sedikit senyum diwajahku, hari ini aku kembali ketempat itu karna perut bagian bawahku sangat sakit sampai membuat aku pingsan disekolah air seni-ku berwarna merah warnanya seperti sirup aku bingung apa yang sedang aku alami ini perasaan takut yang ada saat itu sangat berlebih aku fikir terjadi sesuatu pada rahimku tapi ternyata bukan pada rahimku tapi pada ginjalku, pagi itu dokterku mengunjungi bangsalku dan memberitahu hasil USG semalam ada 2batu diginjal kanan dan kiriku, entah apa yang aku fikirkan saat itu fikiranku sudah sangat melayang aku membayangkan cuci darah bahkan transplantasi ginjal tetapi sekali lagi Tuhanku masih menyangi aku. Dokter urologiku memberikan saran untuk menghilangkan batu ginjal melalui cairan infus saja karna umurku yang masih dibawah umur saat itu, orang tua ku menyetujui saran dari dokter akhirnya aku menerima infusan itu selama 2 minggu, infusan itu sangat keras untung lambung, setiap aku dimasukkan cairan itu aku selalu muntah-muntah lidahku terasa pahit sekali. Sampai akhirnya dojter mengizinkan aku pulang karena batu ginjalku sudah hilang. Mei 2011 bulan yang membuatku semakin terguncang, hari itu aku kembali kerumah sakit untuk kontrol pasca rawat inap bulan lalu tapi kali ini aku datang membawa keluhan lagi feses ku darah perutku sakit tanganku pucat aku seperti tidak menapak sangat lemas sangat lemah hari itu aku datang mengenakan seragam sekolah putih-putihku darah membanjiri rok ku tanpa aku sadar padahal hari itu aku sedang tidak datang bulan, sampai akhirnya dokter Urologiku mengkonsulkan aku ke dokter internist. Dan hari itu juga aku daftar dan cek ke poli internist saat pertama melihat keadaanku dokter internist ku langsung memutuskan aku untuk Opname (lagi) dengan jarak hanya 1minggu dari opname yang sebelumnya- aku keluar aku lari menjauh dari ruangan itu aku menangis perasaan ku kacau hari itu sampai akhirnya satpam didepan rs ku menangkap aku, dibawanya aku keruang tindakkan disana sudah banyak suster yang menunggu disiapkannya alat infusku dipasangkannya satupersatu kali ini pembulu venna ku agak sulit ditemukan selain karna venna ku yang tipis karna venna ku sudah banyak yang pecah juga saat akan diambil darah untuk test ke lab darahku sudah tidakbisa diambil karna venna ku kering akhirnya suster membuat tempat baru untuk mengambil contoh darahku. Tidak lama aku dibawa keruangan rawat inap aku sudah bosan diruangan ini sampai akhirnya hari ke 2 saat temanku menjengukku aku memaksanya untuk membawaku kabur dari rs, tapi kali ini aku kembali tertangkap lagi oleh satpam di rs dan dibawa kembali ke kamar. Pagi ini dokterku visit ke kamarku dengam membawakan hasil darah bahwa hemoglobinku hanya 5,sekian yang membuatku disarankan untuk tranfusi darah tapi aku tetap tidak mau aku takut dan dokter menuruti mauku aku hanya diberikan obat pemberhenti pendarahan. Dan pagi ini juga dokter memberitahu aku terkena penyakit Melena mungkin sebagian dari kalian asing dengan penyakitku penyakit ini adalah pendarahan saluran cerna karena luka. Hampi 1,5 bulan aku dirawat di rs dan hampir setiap 3 bulan sekali aku dirawat sampai sekarang. Aku sadar akan keterbatasan fisikku sekarang tetapi aku bukan orang yang mudah menyerah dan menganggap semua impianku berakhir disini, banyak orang yang meremehkan keterbatasannku ini banyak orang yang memandangku sebelah mata tidak terkecuali orang-orang terdekatku mereka sering sekali menyakiti persaanku dengan omonannya dari yang mengejekku penyakitan hingga yang menjauhi ku setelah mereka tahu keadaanku ini, tapi tidak sedikit dari mereka yang tidak percaya aku sakit karena sesakit apapun aku aku masih bisa tersenyum aku masih bisa menanggapi sindiran kecil mereka karena aku tidak ingin dipandang sebelah mata aku ingin sama seperti kalian. Penyakit ini ada didalam ragaku tapi bukan ada dalam jiwaku, mungkin kalian belum tentu bisa tersenyum seperti aku jika kalian yang berdiri diposisi ini. Jakarta, 1 september 2014- Syafitri Ajeng Kinanti