Hari itu untuk kesekian kalinya aku bertemu lagi dengan pemilik senyum itu pemilik senyum yang hanya bisa aku kagumi dari jauh mungkin sangat jauh tanpa aku tahu lagi seberapa jauh lagi aku harus melihatnya tanpa dia perlu tahu, aku sudah melihatnya dari tadi bahkan saat aku sampai disana tapi aku masih diam berharap tidak satu orangpun menyadari tentang pengintaianku itu. kadang-kadang aku mencuri-curi pandang untuk bisa melihatnya walau hanya dari ekor mataku sampai tanpa aku sadar banyak yang menyadari tentang tatapanku itu.
Acara pokok sudah selsai semua peserta dan petugas upacara mulai membubarkan diri saling menegur, menyapa bahkan saling berbincang-bincang. tidak lama saat aku sedang asik ngobrol dengan teman-temanku aku melihat pemilik senyum itu berjalan ke arahku bersama teman-temannya, saat papasan sekejap aku menjadi gagu entah bibirku sudah tidak bisa banyak bicara sampai akhirnya dia menegurku "syafitri ya? blablabla" dan akhirnya hari itu berakhir begitu saja tanpa ada yang spesial.
Setelah berapa lama kami tidak pernah bertemu lagi akhirnya hari ini kami bertemu lagi masih dalam kesempatan yang sama-formal kali ini aku lebih banyak kesempatan untuk melihat pemilik senyum itu. sampai akhirnya acara malam itu selsai tapi diacara itu ada seorang temanku yang meminta kontaknya sampai akhirnya kami bisa berkomunikasi sampai saat ini. entah masi harus dalam diam atau tidak aku bisa terus melihat pemilik senyum itu.
Bukankah kesabaran akan berbuah manis? apakah senyapku bisa berbuah senyumku?
semoga.... Semoga senyum itu bisa dan tetap menjadi milikku :)
Selama Aku Masih Bisa Tersenyum Berarti Aku masih Strong, Dan Selama Kakiku Masih Bisa Menopang Tubuhku Berarti Aku Masih Sehat
Jumat, 14 November 2014
Senyap
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar